Tuesday, November 27, 2012
jika matamu sudah enggan melirikku, mungkin aku harus menutup mataku.
jika kamu tak biarkan lagi aku menyentuhmu, mungkin aku harus mengikat tanganku.
karena apalah artinya diriku
yang kecil ini dihadapanmu, sayang?
karena apalah artinya aku membesarkan hatiku, jika kamu enggan berada di dalamnya?
jadi, jika senyum manismu tak terbentuk lagi untukku, mungkin aku harus menelan pahit air mataku.
jika hadirku mengusikmu, mungkin aku harus berlalu darimu.
jika bayangku adalah benalu bagimu, mungkin aku harus menarik sendiri hidupku darimu.
namun, jika kamu inginkan bayangmu hilang dari kepalaku dikala sepi malamku,
ketahuilah,
mungkin tak akan pernah aku mengabulkan permintaanmu yang satu itu.
(post ini di request oleh Dharu. dia mintanya sajak move on, tapi entah kenapa saya bikinnya sajak gagal move on... :"))
Monday, November 26, 2012
another runaway
Saturday, November 24, 2012
jailed mind, jailed thoughts.
kadang menulis menjadi pelarian saya. ketika saya tidak tahu kemana lagi harus melangkah, ketika hari-hari terlalu berawan, saya menulis sebentar untuk mencari
terlebih disini.
tetapi, kadang, ketika saya sibuk berlari dari hari-hari yang sumpek, saya bisa sangat ketakutan untuk berlari ke sini. entah kenapa.
saya menulis semuanya disini, banyak sekali, dan kebanyakan berakhir menjadi draft, paling parah: saya hapus. saya menulis banyak sekali, saya ingin mempublishkan mereka semua, tetapi tiba-tiba saya menjadi orang yang sangat tidak konsisten.
saya menulis untuk dibaca, saya diam namun masih ingin untuk dibaca. saya berbisik banyak, saya ingin mereka tahu semuanya, tetapi saya tidak ingin semuanya tahu. saya begitu berani untuk menulis, saya begitu pengecut untuk menekan tombol publish. ruwet.
ya... kadang saya hanya butuh satu orang yang dengan sabar mendengarkan saya berkata-kata. hanya memasang telinganya. mungkin kalau bisa, saya akan membelah diri menjadi dua, jadi bagian saya yang lain bisa mendengarkan saya, sebanyak apapun yang akan saya katakan, setidak penting apapun hal yang saya bahas, saya akan bercerita apapun kepadanya tanpa sungkan, tanpa merepotkan orang lain, cukup dia saja yang menemani saya, dan ia akan selalu ada mendengarkan saya. lalu tahu-tahu saya sudah berada dipelukannya. lalu kami jadi satu tubuh lagi.
hmmm...
sayangnya, senaif-naifnya penulis, sejinak-jinaknya pikiran pembaca, sebuah blog tidak bisa memeluk penulisnya sendiri.
seandainya manusia tidak seserakah itu.
ya sudahlah.
*peluk diri sendiri*
PS: tolong, anggap aja saya nggak ngepost apa-apa di sini.
Friday, November 23, 2012
it might not be the right time...
I've never mentioned my favourite song before... so here it is.
The song was originally sung by Daft Punk, but the song cover came up to me first. And I like it more than the original one. Nothing special about the song––well, there was and it was pretty sad––but I really like it, and it is a very beautiful song cover.
The song is covered by BMX Bandits.
Subscribe to:
Posts (Atom)
